Sejarah Motor Honda CB 100 diIndonesia

Sejarah Motor Honda CB 100 diIndonesia – Motor Honda CB 100,  pastinya kamu sudah tidak asing lagi dengan kendaraan jadul yang satu ini. Walaupun semakin hari perusahaan kendaraan bermotor di dunia gencar meluncurkan produk terbaru dan terbaiknya.

Dimana kendaraan tersebut sudah memiliki desain stylish dan mesin berkualitas. Meski pemasaran kendaraan bermotor terus meningkat dari waktu ke waktu, namun nyatanya hal tersebut sama sekali tidak mempengaruhi keberadaan motor jadul seperti Honda CB 100. Sejarah motor Honda CB 100 di Indonesia sendiri memang cukup menyita perhatian.

Selain bodinya yang terkesan ramping, motor Honda CB 100 juga terlihat klasik. Bahkan jika disejajarkan dengan kendaraan bermotor edisi terbaru dari Kawasaki, Yamaha, Honda dan lain sebagainyapun jua masih eksis.

Memang peminat motor Honda CB 100 di Indonesia khususnya terus mengalami peningkatan. Tidak hanya orang dewasa bahkan kawula mudapun juga banyak yang tertarik dengan kendaraan tersebut. Melihat sejarah motor Honda CB 100 di Indonesia sendiri, rupanya kendaraan tersebut memiliki seri yang beragam. Tidak hanya itu bahkan variannyapun juga beragam.

Eksistensi dari Honda CB 100 ini sendiri sudah mulai terpancar sejatk tahun 70-an hingga saat ini. Saat itu, Honda CB 100 hadir dengan 6 varian diantaranya Honda CB 100 KO, CB 100 K1, CB 100 K2, CB 100 K3, CB 100 K4 sampai dengan CB 100 K5. Konon katanya, sepeda motor CB 100 pertama kali diimpor oleh PT Federal Motor (atau PT.Astra Honda Motor) pada tahun 1971 dengan nama Honda K1.

Kehadiran motor Honda CB 100 K1 ini tidak lain adalah untuk meneruskan perjalanan dari Honda S90Z yang di tahun 70-an sangat laris. Honda S90Z merupakan sepeda motor yang pertama kali dimiliki oleh PT. Astra Honda Motor. Pada saat itu, sepeda motor ini ditopang dengan isi silinder berkapasitas 90 cc. Produksi yang dilakukan oleh PT.Astra Honda Motor ini sendiri sebenarnya hanyalah merakit. Jadi sekluruh komponen bodi motor sampai spesifikasi dalamnya di impor dari Jepang dalam bentuk Completely Knock Down atau CKD yang kemudian dirakit di Indonesia.

Jika dibandingkan dengan kendaraan Honda masa kini dengan masa dulu sangatlah berbeda jauh. Salah satunya dalam hal mesin, dimana kendaraan Honda dijaman dulu memiliki kualitas yang jauh lebih bagus.

Sehingga pihak pemerintah melakukan lokalisasi komponen otomatis untuk memberikan dukungan kepada PT. Federal Motor atau yang kini namanya menjadi PT. Astra Honda Motor untuk memproduksi sendiri mesin sepada motornya. Dari situ PT tersebut bekerja sama dengan beberapa anak perusahaan, diantaranya adalah sebagai berikut :

Tahun 1974 pihak PT. Honda Federal memproduksi sendiri komponen ringan seperti klnalpot, rangka, roda dan lain sebagainya.
Tahun 1979 pihak dari PT. Showa Manufacturing Indonesia mendapatkan tugas untuk memproduksi peredam kejut.
Tahun 1984 PT. Honda Antrsa Engine Manufacturing bertugas untuk memproduksi mesin sepeda motor
Tahun 1990 PT. Federal Izumi Manufacturing mendapatkan tugas untuk memproduksi bagian piston.

Sebagai salah satu pabrik sepeda motor terbesar kala itu Honda nampak gencar memproduksi motor CB dengan brbagai type. Namun sayangnya tidak semua type bisa ditemui di setiap negara. Salah satunya Indonesia yang hanya kebagian 4 type yaitu Honda CB100, CB125, CB175 dan CB200. Untuk tiga type terakhir yang kami sebutkan tadi sudah dilengkapi dengan silinder ganda, sedangkan untuk CB 100 dan CB125 masih menggunakan silinder tunggal.

Meski demikian CB100 dan CB125 menjadi type yang banyak diminati hingga saat ini. Hal tersebut dikarenakan cara perawatannya yang mudah, fleksibel ditambah harganya yang cenderung lebih murah. Sejarah motor Honda CB100 di Indonesia dilanjutkan pada tahun 1971, dimana pada tahun tersebut HondaCB100 K1 baru memasuki babak awalnya di Indonesia.

Kemudian pada tahun 1972 disusul oleh CB100 K2. Tidak membutuhkan waktu lama bagi Honda untuk memasarkan sepeda motornya itu, dalam kurun waktu sekitar 10 tahun dari mulai tahun 1971 s/d 1981 Honda berhasil menjual Honda CB di Indonesia sebanyak 600 ribu unit.

Walau tergolong sebagai motor jadul, namun rupanya Honda CB 100 masih memiliki banyak peminat hingga saat ini. Bahkan saat ini juga banyak club motor CB, dimana semua anggotanya menunggangi kuda besi tersebut yang sudah dimofikasi dengan bagus. Ketertarikan terhadap motor Honda CB100, pastinya tidak lepas dari modelnya yang lebih ramping dan enak dilihat. Selain itu bentuk tangi bulat, tenaga yang lumayan serta nyaman saat dikendarai juga menjadi nilai plus bagi kendaraan roda dua ini.

Untuk harga, pastinya antara jaman dahulu dengan sekarang sangatlah berbeda jauh. Saat ini 1 unit Honda CB100 berkondisi bagus harganya sangatlah mahal, ditambah lagi jika kendaraan tersebut memiliki banyak aksesoris original pastinya akan membuat harganya semakin tinggi lagi.

Nah itu tadi adalah informasi tentang Sejarah Motor Honda CB 100 diIndonesia.

Semoga informasi tadi bermanfaat terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *